Loading...
×

example: Coffee, Tea, Palm Oil, Tobacco, etc

×
28 April 2023

Kenali, Ini Dampak Buruk dari Gulma untuk Tanaman Kelapa Sawit

Gulma merupakan salah satu jenis tumbuhan yang sangat menganggu pertumbuhan tanaman yang ditumpanginya. Banyak jenis tanaman yang sering digunakan gulma sebagai inangnya, salah satunya yaitu tanaman kelapa sawit. 

Jika dibiarkan, gulma justru akan menyebabkan banyak kerugian khususnya bagi pertumbuhan dan produksi tanaman inang. Bahkan tidak jarang, banyak kasus tanaman kelapa sawit justru akan merugikan para petani akibat tumbuhnya gulma yang tidak diberantas. 

Untuk para petani tanaman kelapa sawit, khususnya pemula tentu perlu untuk mengenal gulma secara lebih dekat serta mengetahui dampak-dampak buruk yang diberikannya. Berikut beberapa penjelasan terkait dampak buruk dari gulma. 

1. Menyebabkan adanya persaingan unsur hara dengan tanaman kelapa sawit 

Gulma dianggap sebagai salah satu tanaman benalu yang sangat menganggu tumbuh kembang dari tanaman utama. Hal ini disebabkan karena beberapa nutrisi yang seharusnya diambil utuh oleh kelapa sawit justru harus dibagi atau bahkan diambil alih oleh gulma. Tidak hanya unsur hara yang diambil alih, tetapi juga kandungan air, sinar matahari, Co2 serta ruang lingkup. Adanya ppersaingan unsur hara antara gulma dan tumbuhan inang tersebut nantinya akan menghambat secara utuh akan produksi komiditi dari inangnya. 

2. Dapat menjadi inang hama dan penyakit 

Tumbuhnya gulma di sekitar tanaman kelapa sawit justru akan menyebabkan tumbuhnya jenis hama serta menimbulkan munculnya jenis penyakit pada tanaman. Bahkan tidak jarang diantaranya justru ada yang mengeluarkan senyawa Allelopati yang dapat menyebabkan tumbuhan inang menjadi keracunan serta mematikan produktivitasnya. 

3. Merusak serta menghambat penggunaan alat pertanian 

Dampak buruk selanjutnya dari gulma adalah dapat menghambat penggunaan alat pertanian terkhusus untuk para petani kelapa sawit. Adanya tumbuh kembang gulma yang menjulang tinggi dapat menyulitkan proses pemupukan, serta pemeliharaan tanaman. Hal ini sangat merugikan para petani, karena menurunkan jumlah produksi saat panen dan dapat menyebabkan kerugian dalam proses produksinya. 

Oleh karena itu, perlu adanya pengendalian gulma untuk kelapa sawit yang mana harus disesuaikan dengan kondisi di lapangan. Namun harus diperhatikan bahwa hanya gulma yang memiliki tingkat vegetasi tinggi saja yang perlu dikontrol.  Hal ini dikarenakan sebab tanah yang gundul justru tidak baik untuk pertumbuhan kelapa sawit. Tanah yang gundul akan memiliki tingkat kelembaban yang rendah serta dapat mengalami erosi tanah yang dapat menghambat pertumbuhan kelapa sawit. 

Silahkan baca artikel lainnya dari Perkebunan Nusantara : 
https://www.perkebunannusantara.com/news-and-events/ingin-menanam-kopi-di-rumah-ketahui-tips-berikut-ini


Share